A
Modul 10 menekankan proses identifikasi masalah penelitian berbasis realitas sosial dan lingkungan sekitar.
Masalah penelitian harus relevan, kontekstual, dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat atau bidang keilmuan.
Observasi awal dan data pendahuluan berperan penting dalam membuktikan urgensi masalah penelitian.
Teori digunakan sebagai alat analisis untuk menjembatani konsep akademik dengan fenomena lapangan.
Penelitian yang baik harus memiliki kontribusi unik (novelty) dibandingkan penelitian sebelumnya.
Penyusunan proposal menuntut kemampuan membatasi fokus masalah agar tetap realistis dan terukur.
Aspek etika penelitian menjadi perhatian utama sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
Proyek berbasis pembelajaran (PjBL) melatih kolaborasi, komunikasi, dan tanggung jawab akademik.
Proses penelitian bersifat dinamis dan sering memerlukan adaptasi strategi.
Hasil penelitian diharapkan tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga berdampak praktis.
B.
Relevansi Sosial
Isu yang mendesak adalah pengelolaan sampah dan rendahnya kesadaran lingkungan di sekitar kampus, yang berdampak langsung pada kebersihan dan kesehatan, namun belum banyak dikaji secara mendalam dari sisi perilaku dan kebijakan lokal.
Jembatan Teori & Realitas
Teori perilaku sosial dan teori partisipasi masyarakat relevan digunakan untuk menganalisis bagaimana sikap, norma, dan kesadaran memengaruhi respons masyarakat terhadap masalah lingkungan.
Keterbatasan Data Awal
Proposal masih dapat disusun secara kredibel dengan data awal berupa hasil observasi lapangan, wawancara singkat, dan dokumentasi kondisi nyata. Data awal yang paling krusial adalah bukti adanya masalah dan dampaknya.
Kontribusi Unik
Nilai tambah penelitian terletak pada konteks lokal, sudut pandang baru, atau pendekatan metodologis yang berbeda sehingga menghasilkan rekomendasi yang aplikatif.
Batasan Etika
Dilema etika yang mungkin muncul meliputi kerahasiaan informan, izin lokasi, dan subjektivitas peneliti. Mitigasinya dilakukan melalui informed consent, anonimitas data, dan sikap objektif.
C.
Tantangan dan Adaptasi
Tantangan terbesar adalah menentukan fokus masalah yang terlalu luas. Adaptasi dilakukan dengan mempersempit lokasi, subjek, dan variabel penelitian.
Peran Teori vs. Realita
Sebagian data awal mendukung asumsi teoritis, namun ada temuan lapangan yang menunjukkan kondisi lebih kompleks, sehingga teori perlu disesuaikan dengan konteks lokal.
Proses Kolaborasi
Peran paling signifikan adalah dalam pengumpulan data awal dan penyusunan metodologi. Pelajaran penting yang diperoleh adalah pentingnya komunikasi dan pembagian tugas yang jelas.
Keterampilan Akademik
Keterampilan yang paling berkembang adalah berpikir kritis dan menulis ilmiah, yang dapat diterapkan dalam penelitian lanjutan dan penyusunan karya ilmiah lainnya.
Potensi Dampak
Dampak nyata yang diharapkan adalah meningkatnya kesadaran masyarakat atau pemangku kepentingan terhadap masalah yang diteliti serta lahirnya rekomendasi kebijakan atau solusi praktis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar